News
Selamat datang di Portal Berita Satu Media News, ikuti terus untuk mendapatkan berita dan informasi terbaru serta terupdate seputar Politik, Pemerintahan, Ekonomi, Olahraga, Kesehatan, Pendidikan serta Hukum dan Kriminal.

Mirza Masih Wait and See Untuk Pilgub

banner 468x60

BANDARLAMPUNG – Tanggapi isu maju Pemilihan Gubernur (Pilgub), Ketua DPD Gerindra Lampung, Rahmat Mirzani Djausal memilih wait and see.

Hal itu diungkapkan Mirza kepada wartawan saat Gerindra Lampung menggelar buka puasa bersama sekaligus silaturahmi jajaran pengurus dan kader Gerindra dari beberapa Kabupaten se-Lampung.

Ia mengatakan, segala hal terkait Pilkada 2024 masih menunggu instruksi DPP yang saat ini masih fokus menyelesaikan gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Memang DPP juga sudah menanyakan seputar Pilgub, tapi hanya sebatas itu. Karena Pilgub itu ranah DPP, jadi kita masih tunggu instruksi,” ujarnya di kantor DPD Partai Gerindra, Jumat (29/3) malam.

Untuk itu, Mirza belum mau menanggapi isu-isu yang mengatakan dirinya bakal ‘berpasangan’ dengan siapa pada Pilgub Lampung mendatang.

Namun, secara prinsip jika Partai menugaskan dirinya maju dalam kontestasi tersebut, dia mengaku siap. “Sebagai kader Partai Gerindra harus siap,” ujarnya.

PKB Merapat

Kehadiran Wakil Bupati Kabupaten Lampung Tengah, Ardito Wijaya ditengah buka bersama internal Partai Gerindra Lampung jadi sorotan.

Terlebih lagi, kehadiran Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lampung Tengah itu ditengah merebaknya isu niatan PKB berkoalisi dengan Gerindra untuk Pilgub 2024.

Menurut Ardito, kehadirannya bukan membahas atau menjembatani koalisi, tapi hanya sebatas silaturahmi.

“Ceritanya gini, saya tadi di Lamteng ditelpon sam Ajo Ilyas diajak makan bareng, ternyata di sini,” kilahnya.

Jangan Berandai-andai

Dalam kesempatan sama, Sekretaris DPD Gerindra Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar mengaku fokus DPD saat ini adalah melakukan evaluasi pasca Pemilu dan Pileg.

“Sejauh ini perintah yang saya terima adalah untuk mengevaluasi, memperbaiki dan merapihkan kekuatan di akar rumput sampai waktunya 20 April. Bukan hanya di Lampung tapi di seluruh Indonesia juga (dapat perintah ,red) sama,”  jelasnya.

Ia menjelaskan, setelah evaluasi dirampungkan barulah pembahasan soal Pilkada di internal partai akan digelar.

“Kita minta doa terbaik aja untuk Pilkada. Saya rasa masih terlalu dini dan nggak enak kalau terlalu berandai-andai, kita Lebaran aja dulu lah,” tukasnya. (SMN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *