News
Selamat datang di Portal Berita Satu Media News, ikuti terus untuk mendapatkan berita dan informasi terbaru serta terupdate seputar Politik, Pemerintahan, Ekonomi, Olahraga, Kesehatan, Pendidikan serta Hukum dan Kriminal.

Ajukan PHPU, Gerindra Lampung Minta PSU di 10 TPS

banner 468x60

BANDARLAMPUNG – Tiga partai politik di Lampung mengajukan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Legislatif 2024 ke Mahkamah Konstitusi (MK) di hari terakhir, Sabtu (23/3) lalu, yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), dan Partai Garda Republik Indonesia (Garuda).

Sekretaris DPD Gerindra Lampung, Ahmad Giri Akbar mengatakan bahwa PHPU yang diajukan ke MK terkait rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara di TPS.

“Ada 10 TPS yang kami ajukan dalam PHPU agar digelar kembali pemungutan suara ulang (PSU),” kata Giri Akbar, disela buka puasa bersama di kantor DPD Gerindra Lampung, Jumat (29/3).

Dia mengatakan, PHPU yang diajukan ke MK terkait perolehan suara calon legislatif (caleg) lintas partai politik. Sementara itu untuk internal Gerindra di Lampung semua sudah ‘clean and clear’.

“Jadi persoalan diajukan oleh caleg karena ada ketidaksesuaian perolehan suara di TPS. Tentu kami juga meminta data-data validnya dari caleg yang bersangkutan,” kata dia.

Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Partai Gerindra Lampung, Fauzi Heri, menambahkan PSU yang diajukan ke MK tersebut tersebar di Lampung Barat, Kota Bandarlampung, dan Kota Metro.

“Di Kota Bandarlampung dua TPS, Lampung Barat dua TPS, dan Kota Metro ada enam TPS.
Jadi materi gugatan PHPU Legislatif 2024 di MK tentang pemilih yang tidak berhak menggunakan hak pilih,” kata dia.

Dia pun berharap permohonan PSU di 10 TPS tersebut dikabulkan oleh MK, sebab bila dilihat secara perolehan suara rata-rata angkanya beda tipis.

“Kami optimis permohonan kami dikabulkan hakim MK, karena ada kecurangan di sana,” tukasnya. (SMN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *